Persahabatan & Kesetiaan

Hachiko

Gambar Hachiko

Mungkin kita pernah mendengar bahwa anjing adalah teman terbaik manusia, mungkin ada benarnya juga. Kita sering mendengar bahkan melihat bagaimana seekor anjing membantu kepolisian dalam mengungkap suatu kasus, misalnya. Atau adanya seekor anjing yang hampir mati karena harus bergumul dengan seekor ular sanca demi membela bayi tuannya yang hampir menjadi santapan ular tersebut. Dan masih banyak lagi cerita cerita bahkan fakta fakta mengenai persahabatan manusia dengan anjing. Saya teringat akan film mengenai persahabatan dan kesetiaan seekor anjing terhadap tuannya, yang saya tonton beberapa waktu lalu yang sempat membuat saya menitikkan air mata, judulnya ‘HACHIKO: A Dog Story’. Film yang berdurasi 104 menit ini di perankan oleh Richard Gere, film ini terinspirasi atau diangkat dari kisah nyata tentang persahabatan manusia dengan anjing yang pernah terjadi pada tahun 1923 di Odate Akita Jepang, dan pernah pula di filmkan di jepang pada tahun 1987 dengan Judul ‘Hachiko Monogatari’.
Adalah seekor anjing jantan jenis akita inu yang diberi nama ‘Hachi/hachiko’, pemiliknya adalah Profesor Hidesaburo Ueno seorang pengajar bidang pertanian di Tokyo. Hachiko lahir di Odate-Jepang pada tanggal 10 November 1923, dan pada tahun 1924 Profesor Ueno membawa Hachiko ke Tokyo-Jepang.

Hachiko sangat disayang oleh tuannya, dan Profesor Ueno pun memperlakukan Hachiko lebih dari sekedar anjing peliharaan, tapi sebagai sahabat. Ketika Hachiko mulai beranjak besar, Hachiko terus menemani Profesor Ueno bahkan mengantarkan Profesor Ueno hingga ke stasiun kereta terdekat yaitu stasiun Shibuya ketika Profesor akan berangkat ke kampus untuk mengajar. Rutinitas itu terus berlanjut, setiap pagi Hachiko selalu mengantarkan Profesor Ueno sampai kedepan stasiun kereta Shibuya, dan Hachiko akan kembali datang lagi pada jam lima sore saat kereta sore dari Tokyo tiba, kemudian mereka pulang kerumah bersama-sama.

Hachiko

Hachiko Setia Menunggu Tuannya

Hingga pada bulan Mei tahun 1925, seperti biasa Hachiko kembali datang ke stasiun kereta Shibuya sore hari menunggu sang Profesor Ueno kembali. Namun Profesor Ueno tidak kunjung datang hingga kereta terakhir tiba. Profesor Ueno terserang penyakit jantung pada saat sedang berada dikelas, didepan murid-muridnya dan ia pun meninggal. Hachiko masih terus menunggu Profesor Ueno meskipun Sang Profesor tidak akan pernah kembali lagi kesana.

Beberapa Minggu setelah kematian Profesor Ueno, istri Profesor menyerahkan Hachiko kepada kerabat mereka untuk di pelihara, namun Hachiko selalu melarikan diri dan kembali ke Stasiun Shibuya. Setiap hari pada waktu yang sama, Hachiko selalu datang ke stasiun Shibuya pada jam lima sore, dan terus menunggu hingga kereta terakhir pada tengah malam. Orang-orang disekitar stasiun Shibuya sudah mengetahui bahwa Hachiko adalah anjing Profesor Ueno, sehingga siapapun akan memberikan makan atau minum kepada Hachiko. Mereka sedih sekaligus kagum dengan kesetiaan Hachiko yang terus menunggunggu tuannya setiap sore. Berita mengenai Hachiko yang dengan setia terus menunggu tuannya di stasiun Shibuya, telah merebak hampir keseluruh penjuru Jepang sehingga menjadi perbincangan di mana-mana.

Hachiko

Patung Perunggu Hachiko

Hachiko yang masih berharap bisa bertemu tuannya lagi..terus dan terus datang dan menunggu di depan pintu stasiun Shibuya hingga sembilan tahun, pada waktu yang sama dan ditempat yang sama, yaitu persis didepan pintu masuk stasiun yang mengarah ke tangga menuju peron.

Hingga pada tanggal 8 Maret 1935, Hachiko mati didepan stasiun Shibuya tempat dia menunggu tuannya, tepat pada saat kereta sore tiba.

Hachiko

Kliping berita Hachiko

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: