MAU DIBAWA KEMANA?

Mungkin kita semua masih ingat, beberapa bulan lalu ketika berlangsung Pemilihan Umum Legislatif di negeri ini. Karena ini merupakan pesta Demokrasi, maka gaungnya sudah terasa sejak beberapa bulan sebelum berlangsung Pemilu Leslatif. Persiapan demi persiapanpun mulai dilakukan, dan setiap partai mulai merancang strategi untuk meng-gol kan calon-calonnya. Yang mencalonkan diri? tidak kalah sengit dalam mempersiapkan kekuatannya, berbagai upaya dilakukan mereka untuk mendapatkan simpati yang sebanyak banyaknya, sungguhpun harus merogoh kocek kiri-kanan-depan dan belakang yang sedalam dalamnya, bila kocek ternyata sudah bolong karena keseringan dan bolak balik di rogoh?, maka upaya upaya lain dilakukan untuk mendapatkan yang namanya dana kampanye, baik kampanye terbuka diatas tanah, maupun kampanye tertutup melalui bawah tanah..(?) he..he..he..

Lay Out PemiluPesta Demokrasipun dimulai…. setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dipadati calon pemilih, dengan variasi tingkat keamanan. Ada yang tertib dan ada juga yang penuh dengan protes.

Ketika Pesta usai, dimana mana berita mulai marak tentang adanya beberapa calon legistalif yang stressnya karena  gagal terpilih. Lho…….!? kok bisa….. jawabannya kita sudah sama-sama tau, karena sudah bukan merupakan rahasia umum lagi.

Tibalah saatnya mereka bertugas…,  mereka mereka dari berbagai partai yang telah dipilih oleh rakyat untuk membawa aspirasi rakyat ke meja Dewan Permusyawaratan Rakyat sesuai perolehan kursi di DPR. Sudah barang tentu satu persatu mereka tampil sebagai pahlawan dari partai dan rakyatnya. Dan seketika mereka menjadi orang yang populer, disamping karena gelar anggota DPR memiliki daya  serta Power sehingga dengan seketika orang yang tadinya tidak dipandang sebelah mata, akan menjadi orang yang sangat dihormati. Apalagi gaji dan lain-lainnya yang diterima oleh anggota DPR setiap bulannya, akan membuat rakyat kecil akan berdecak.

Ketika waktu terus bergulir dan rakyat masih menunggu hasil kerja mereka sampai pada tepi kejenuhan penantian…, apa yang mereka lakukan…? upaya apa yang telah mereka lakukan untuk rakyat….? sudah berapa RUU yang telah berhasil dan selesai di bahas….? pertanyaan demi pertanyaanpun mulai membelah dan mengoyak ketidak mampuan rakyat kecil untuk bertanya.

Yang membuat hati miris dan kesal, ketika pertanyaan belum terjawabkan…, media media mulai memberitakan sikap beberapa anggota dewan yang sering tidak hadir dalam rapat, dan kalaupun hadir, kedatangan mereka keruang rapat hanya untuk tidurrrr…… !!!

Kemudian apa hasil dan tanggung jawab mereka dengan menyandang gelar sebagai anggota dewan…??   beberapa desas desus menyebutkan bahwa gelar tersebut untuk memperlancar mereka untuk mempetebal kantong….. Hhmm…!?

Mau dibawa kemana bangsa ini…..??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: