Datang dan Pergi

Iring-iringan Sekelompok semut hitam berbaris rapi

bergegas meniti ranting sebelum patah dan terhempas

sepoi angin memaksa ranting yang enggan untuk menari

menyibak dedaunan melantunkan irama derau

Jauh dikaki langit, awan tebal kelam menggantung

menutupi wajah mentari yang yang bersinar sejak pagi

namun bisik kicau burung, memberi keyakinan yang pasti

bahwa mendung sejenak akan sirna

Hari ini…. mendung yang merengkuh cerah

tidak lagi menampakkan keanguhannya

sentuhan lembut sang mentari

menjadi usapan sejuk dibawah terik

jauh sudah kaki ini melangkah menghempas debu

meski masih terasa ada kekuatan yang tersisa

biduk ini telah sarat untuk dilayari

meski badai tidak lagi geram menerjang

Ketika rona jingga mulai memendar di ufuk barat

pertanda kelam sebentar lagi menjelang

roda pedati tidak lagi terdengar berderak

pertanda perjalanan ini telah usai

Masih banyak pertanyaan yang tersisa dalam benak

namun waktu tak sanggup lagi untuk menjawab

dan tatkala lonceng telah berdentang dua belas kali

waktu telah habis untuk berbenah

Guliran waktu begitu cepat terasa

menghempas dan menerjang apapun didepannya

kita tidak akan bisa untuk sekedar menengok kebelakang

agar sang waktu dapat berbalik

Tidak ada lagi 2009 didepan sana

meski masih banyak peluh yang tersisa

karena kini 2010 telah berada didepan hidung

dan kita harus memulai babak baru

Marilah merenung…..,

agar tidak ada lagi debu yang menempel

Agar tidak ada lagi sesal yang terpekik

Agar tidak ada lagi tangis yang terurai…., dan

Agar warna warni senyum akan selalu menghiasi bibir

( Mungkin yang terbaik untuk  dilakukan

adalah segeralah bersyujud kepadanya

semoga kita masih di beri waktu )

SELAMAT TINGGAL TAHUN 2009

SELAMAT DATANG TAHUN 2010

%d blogger menyukai ini: