Dimana Hati Nuranimu?

8 Agustus 2009 lalu,Detasemen Khusus 88Anti Teror menyerbu dua tempat yang berbeda dan diyakini sebagai sarang Teroris, dalam waktu yang hampir bersamaan. Pada penyergapan pertama di Jatiasih Bekasi, polisi terpaksa harus melumpuhkan dengan menembak mati dua orang yang diduga sebagai anggota teroris, setelah mereka melakukan perlawanan dengan melempari petugas dengan Bom Pipa. Dalam hal ini nampaknya Polisi tidak mau mengambil resiko, karena pihak kepolisian dalam hal ini Team Densus88, telah mengetahui sebelumnya bahwa mereka memegang detonator bom seberat hampir dua ratus kilogram aktif yang tersimpan dikamar depan rumah yang mereka sewa. Dua orang yang terpaksa di tembak mati tersebut, belakangan di ketahui bernama Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono.yang menurut catatan kepolisian, bahwa mereka memiliki keterkaitan dengan pengeboman di JW Marriott dan Ritz Carlton beberapa minggu lalu.

DenSus88

DenSus88

Tempat kedua yang di serbu oleh Detasemen khusus88 Anti Teror, adalah sebuah rumah di Kedu Temanggung, Jawa Tengah. Yang akhirnya menewaskan teroris yang berada di dalam rumah tersebut yang di duga sebagai Noordin Mochamad Top, gembong teroris yang paling dicari di Negeri ini, setelah terjadi saling baku tembak selama lebih kurang 19 jam.

Yang membuat terkejut adalah bom yang di ketemukan di Jatiasih

Gegana Anti Teror

Gegana Anti Teror

Bekasi, yaitu seberat setengah ton atau limaratus kilogram, yang konon sudah di rencanakan untuk meledakkan target-target tertentu.

Tidakkah terpikir oleh mereka berapa ratus orang rakyat sipil yang akan menjadi korban tewas dan luka-luka, tidak mungkin kan bom tersebut hanya menghancurkan satu orang saja. Lima ratus kilogram berarti lebih besar dari bom yang digunakan untuk meluluh-lantakkan Bali beberapa tahun lalu. Apakah mereka sudah tidak lagi memiliki prikemanusiaan? Dimana hati nurani mereka?

Noordin M Top

Noordin M Top

Apapun yang melatarbelakangi pengeboman mereka, apapun yang menjadi alasan mereka, apapun yang membuat mereka melakukan bom bunuh diri. Semua tindakan itu tidak lahir dari pikiran yang waras dan sehat.

Marilah kita persempit ruang gerak mereka, dengan mengawasi pagar depan rumah kita dan sekitarnya. Serta membantu aparat kepolisian bila

Gambar Nurdin versi keluarga

Gambar Nurdin versi keluarga

melihat sesuatu yang mencurigakaan.

2 Tanggapan

  1. setiap kita memang harus waspada, terutama pada orang yang datang ke daerah kita

  2. Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: