PilPres

Satu lagi proses demokrasi besar untuk bangsa ini sudah kita sama-sama

Merah Putih-ku

Merah Putih-ku

laksanakan, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden secara jurdil bebas dan rahasia telah selesai, dan Komisi Pemilihan Umum telah pula mengumumkan siapa pasangan yang terpilih untuk memimpin bangsa ini untuk lima tahun kedepan, dengan kata lain bahwa paling tidak masyarakat kita sudah mulai memahami arti demokrasi itu sendiri.

Sementara di pihak lain, pasangan lain CaPres dan Cawapres nampaknya ada yang belum legowo untuk menerima kekalahan, belum berbesar hati untuk menerima demokrasi rakyat indonesia. Namun ada pula pasangan yang kalah yang sudah menyatakan menerima kekalahannya demi demokrasi dinegeri ini.

Terlepas dari dugaan bahwa pelaksanaan Pilpres yang diselenggarakan pada 8 Juli lalu telah terjadi kecurangan, biarlah proses hukum yang akan membuktikan, paling tidak berdasarkan Undang-undang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sudah dilaksanakan sebagai mana mestinya, dan Komisi Pemulihan Umum sudah menyampaikan hasilnya, marilah kita hormati prosesi demokrasi ini, sebagai pilihan rakyat negeri ini, dengan terbuka dan berbesar hati sebagai bagian dari komponen bangsa.

Dalam suatu preses pemilihan, pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Yang menang merangkul yang kalah, dan yang kalah mendukung yang menang. Bila semua komponen bangsa ini (khususnya semua Capres/Cawapres) mempunyai satu tujuan suci yang sama yaitu untuk memajukan bangsa dan negara, dan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, seharusnya kalah dan menang bukanlah jurang yang terjal yang sekonyong-konyong dapat menjegal keinginan luhur kita tadi.

Marilah kita bersama-sama menjaga kedaulatan, ketentraman, dan kedamaian negeri ini, agar kita tidak menjadi bahan cibiran negara lain, dan agar kedepan, bangsa kita dapat berbicara lebih lantang di pentas dunia.

Paling tidak, demikianlah kata hati saya sebagai orang kecil yang bikan siapa-siapa, dan bukan apa-apa.

4 Tanggapan

  1. semoga saja…. mereka2 yang belum beruntung pada pilpres kali ini bisa legowo menerima kekalahannya sesuai dengan kata-kata yang mereka ucapkan saat debat capres waktu lalu. biar negara kita ini tidak hanya aman pada rakyatnya saja. tetapi juga para pemimpinnya pun juga bisa memberi contoh kedamaian.. saling menghargai, menghormati dan sportif dalam hal apapun sehingga rakyat yang ndak tahu apa-apa bisa mencontoh perilaku pemimpinny.. kalau para petinggi sudah panas-panasan maka jangan salahkan kalau disana-sini terjadi banyak sekali kejadian saling beradu sesama warga negara indonesia tercinta yang mungkin itu adalah salah satu apresiasi masyarakat mencontoh para pemimpinnya…
    salam perdamaian untuk negaraku tercinta..
    salam hangat untuk sobatku tercinta..

  2. Yah mudah-mudahan seusai Pilpres tetep damai saja ….
    Kasihan dunia pariwisata Indonesia …
    Kasihan dunia bisnis Indonesia …
    Kasihan kaum miskin Indonesia …
    Kasihan para Koruptor Indonesia … (gak bisa korupsi lagi … wek ,….)

    Tapi daripada pusing aku sih mendingan ngumpulin duit aja deh …. Dikit-dikit lama-lama jadi bukit ….

  3. Saya juga berharap begitu pak….🙂

    semoga aman damai senantiasa
    yg menang bisa jumawa tdk meledek
    yg kalah bisa legowo…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: